Sebuah Surat Yang Tak Kunjung Sampai

selamat malam, akhirnya saya bisa kembali menulis seperti sedia kala..walaupun saat ini sedang menghadapi cobaan..semoga saya kuat,amin. sebagai pengantar malam ini,saya akan menulis sebuah surat untuk Kalky,sepupu kecil saya yang sekarang terbaring lemah. walaupun surat ini tak kunjung sampai,saya harap,pembaca bisa memberikan saran atau komentar dengan tulisan saya.. bismillah..

: Kalky

Kalky, cepat sembuh, ya. Kalau sudah besar, berkenalanlah dengan banyak orang. Sebarkan cerita-ceritamu dan kumpulkan cerita-cerita orang lain. Kamu tak bisa hidup sendirian, sebab manusia adalah makhluk sosial dan teman bermain tak bisa digantikan teknologi. Paling tidak, kalau kamu menangis, harus ada orang lain yang mendengarkan. Mereka boleh senang atau tidak, tetapi bayangkan kalau tak ada siapapun yang mendengarkanmu?

Kalky, cepat sembuh, ya. Sekarang menangislah yang keras. Kalau kamu menderita, dunia perlu tahu itu. Seperti kalau kamu bahagia, dunia juga perlu tahu itu. Menangis sendirian itu menyakitkan, tetapi berbahagia sendirian jauh lebih menyakitkan.

Kalky, cepat sembuh, ya. Semua manusia perlu sakit, tapi jangan lama-lama. Sembuhlah dan jelajahi dunia; bukan untuk makan, atau tidur, atau menonton TV, atau bermain, atau menghabiskan waktu. Sembuhlah untuk menjadi orang yang sembuh dan sakitlah seperti orang yang sakit. Kamu tidak perlu pura-pura kuat; Sakitlah untuk bersyukur, juga untuk mengakui bahwa kita punya kelemahan.

Kalky, cepat sembuh, ya. Kelak kalau ada orang yang mengkhawatirkanmu, itu bagus sebab kamu menjadi orang yang disayangi. Tetapi jangan terus-menerus membuat orang lain khawatir, sebab itu artinya kamu tidak berusaha menjaga dan melindungi perasaan orang-orang yang menyayangimu. Manusia perlu memperhatikan rasa khawatir mereka agar mengerti bahwa tak ada seorangpun yang pantas sombong di atas dunia.

Kalky, cepat tidur, ya. Dalam tidur, kamu bisa melupakan rasa sakitmu dan berbahagia. Bermimpilah bisa terbang, atau bernyanyi, atau menari di taman bunga. Besok ketika kamu terbangun: Jadilah manusia yang bersungguh-sungguh dalam mewujudkan mimpi-mimpimu.

Kalky, aku mencintaimu dalam sembuh dan sakitmu. Tapi, cepatlah sembuh: kita akan bermain, dan tentu saja menjelajahi dunia untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita.

farahclara

you are what you wear.

One thought on “Sebuah Surat Yang Tak Kunjung Sampai

  • March 29, 2012 at 10:01
    Permalink
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 11.0 on Ubuntu Linux Ubuntu Linux

    banyak cara untuk menunjukan kasih sayang….seperti ini.
    tapi biasanya manusia,perlu diperlihatkan didepannya bahwa kita sayang….walaupun yang lebih berarti adalah kejujuran dan tulus dalam memberi (didepan yang bersangkutan atau sembunyi dalam do’a serta perbuatan)

    salam..semoga ada kebaikan untuk Kalky

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *