Merdeka Dalam Bercanda Show Balikpapan

Kamis, 14 Juni 2012. Malam itu jam 8 seperti biasa anak-anak stand up comedy balikpapan ngumpul di dbalkon cafe pasar baru untuk sharing, tapi kali ini agak tidak biasa karena ini sekaligus meeting untuk persiapan Tur Merdeka Dalam Bercanda yang akan berlangsung sabtu besoknya. semua dibahas, masalah penjualan tiket (ternyata tiket 250 lembar sold out), bagi tugas crew (bahasa lain dari panitia), rundown acara, sampai hal-hal teknis yang mungkin tidak terduga.

Penampakan tiket yang ludes terjual

Sabtu, 16 Juni 2012

Rundown hari ini adalah :

— Jam 3 – 5 sore di TB. Gramedia acara Talkshow Pandji Pragiwaksono (@pandji) tentang bukunya Merdeka Dalam Bercanda.

— Jam 5 – 6 di RM Torani Acara komunitas sekaligus makan bersama Pandji Pragiwaksono

— Jam 6 – 11 di Grha Bintang tempat acara Tur Merdeka Dalam Bercanda Berlangsung

Tapi rundown acara diatas menjadi tidak sesuai dengan keadaan karena ada hal teknis dan beberapa kendala lainnya, tapi it’s oke, karena yang penting show tetap jam 6 harus sudah siap sesuai rencana. Saya sendiri di rumah sekitar jam 2 masih berkutat dengan susunan set up bit yang akan saya bawakan nanti (re:saya salah satu komika lokal yang akan jadi opener), lumayan rumit nyusun set up bit, susunan ini juga menentukan bagaimana kita bisa mengontrol tawa audience, kita bisa mengatur kapan audience tersenyum, tertawa atau terbahak.

 Bit-bit yang udah mateng digodok untuk menjadi masakan yang lezat

 Jam 4 kurang saya ke TB. Gramedia, ternyata udah pada rame, kira-kira 2000 orang yang hadir untuk minta tangan, bisa kebayang kan betapa lelahnya jari-jemari Pandji, bahkan bung Ekky Riendra juga kebagian tanda tangan!

Bung Ekky minta tanda tangan

Talkshow di TB Gramedia

Gak buang waktu banyak saya dan yang lainnya langsung ke Grha Bintang untuk check sound dan setting venue, karena sesuai janji dari orang sana bahwa jam 4 setting venue udah siap. Berikut penampakan ruangan venue di Grha Bintang….

  Di foto dari stage

Di foto mengarah ke stage

  @ranyAFH dan @ekkyriendra juga tes stage

 Tidak ketinggalan saya dan Master of Dagelan ikut narsis ria

 Pose terakhir sebelum si stage ditinggal makan

Jam 6 tepat venue mulai ramai, penonton mulai berdatangan, kami telah siap menyambut mereka, peluru dan granat sudah ditangan… “Serbu!! habisi mereka!!” …. Stop!!! apa-apaan ini?!! Sebelum yang datang tambah banyak narsis time dulu yakaaaaan….

Tama check sound

 Power Rangers yang menyamar jadi panitia

  Bagian tiketing

 anak-anak @StandUpBPN yang pada gila foto

Daaan… penonton udah mulai banyak pemirsah!

 Mulai banyak yang datang

  Dan saya gugup latihan terburu-buru

Jam 7 tepat acara dimulai, satu kalimat yang paling saya ingat dari Pandji adalah, “kami memulai acara tepat sesuai jadwal bukan karena tidak ingin menunggu yang terlambat, tapi menghargai yang sudah datang tepat waktu” ehm…. keren! Acara di buka oleh 3 Komika Lokal dari Balikpapan sebagai Opener (Komika pembuka) Tur Merdeka Dalam Bercanda, berikut review dari pendapat saya pribadi.

 1. Madani Rahmatullah / @Must_Madani

Dia adalah komika termuda dari Stand Up Balikpapan, dan ternyata sejauh ini dia adalah Opener termuda untuk Tur Merdeka Dalam Bercanda Pandji Pragiwaksono! keren kan! seperti biasa dia selalu membawakan bit-bit yang segar, type oneliner, premis yang singkat padat, punchline yang tak terduga, gaya bicara yang cepat dan agak sedikit gugup tergesa-gesa menjadi ciri khas Dani, materi nya tidak sesuai umurnya, “dia anak kecil tapi bawain materi orang gede” begitu kurang lebih kata Pandji. Dani salah satu komika lokal favorit saya, setiap materi yang dibawakannya selalu membuat saya terbahak dan saya paling takut kalau perform setelah dia, kenapa? karena saya kadang blank sesaat setelah tertawa melihat perform nya.

  Punya saya segini aja Om

 2. Yoga Tjahja Poetra / @yogaesce

Yoga ini type komika yang materinya berdasarkan observasi, selalu tentang anak sekolah yang lagi galau, pembawaannya juga memang seperti itu, dan sepertinya itu memang karakter dia, penampilannya malam ini agak sedikit beda dari biasanya menurut saya, biasanya saya selalu dikejutkan dengan punchline nya, tapi malam itu tidak, saya sedih -___-, premis yang cukup ngambang jadi andalannya, ditutup dengan punchline yang agak absurd jadi ciri khasnya, dan mungkin malam itu dia agak sedikit gugup atau canggung ditonton hampir 300 orang, dan sialnya bagi dia saat ditengah perform dia sempat nge-blank! ini hal yang paling kampret pemirsah! karena sayapun pernah begini, tapi untung nya dia cepat slide ke bit berikutnya. “secara keseluruhan penampilannya bagus cuman agak gugup dan grogi aja” begitu komen Pandji tentang perform Yoga.

  Yoga tulis-tulis nama mantan

 3. Hizrah Saputra / @hizrahsaputra

Ini saya sendiri pemirsah, agak sedikit aneh menilai perform diri sendiri, karena seharusnya orang yang menonton saya lah yang pantas menilai, tapi saya akan tetap mencoba menilai, ehm perform ini bukan yang terbaik dari saya, karena ada beberapa bit dan punchline yang tidak saya keluarkan, bahkan ada yang terlupa, ini karena saya merasa yang paling lama tampil, mungkin hampir 15 menit, sampai di kasih tanda untuk closing jadi agak terburu-buru. seperti biasa saya selalu menyusun set up dengan pola bertingkat efek tawanya, bit dimulai dengan premis-premis simple dan diakhiri punchline yang absurd, kemudian bit dengan premis sedang dan punchline yang keras, terakhir bit dengan premis absurd dan punchline simple tapi beruntun, ini salah satu kegemaran saya dalam membuat bit, tidak lupa callback (istilah stand up untuk kata pengulangan / tagline) yang sudah rapi saya siapkan untuk memperkuat slide antar premis, bit, dan punchline.

  Serius! Saya Ranger Merah.

 4. Gilang Baskara / @gilbhas

Berikutnya adalah penampilan Komika Tamu yang dibawa oleh Pandji, Gilang adalah finalis 3 besar kompetisi stand up comedy indonesia kompas TV, acara ini banyak menjadi rujukan para komika indonesia untuk menjadi komika yang handal, tapi saya pribadi lebih tertarik dengan kompetisi underground yaitu street comedy, ini kompetisi para komika street fighter yaitu komika yang perform dari satu tempat ke tempat lainnya.

Penampilan Gilang sangat memuaskan menurut saya, dia pantas masuk 3 besar, sesuai dengan statusnya yang anak kost, dia banyak membahas tentang kehidupan anak kost, pendapat, persepsi, pandangan, ideologi anak kost dia bawakan secara simple dan lucu, mulai dari kehidupan sehari-hari, pengalaman, bahkan isu-isu yang sedang di bicarakan anak-anak muda, bit-bitnya cepat, premis yang simple, punchline yang gokil! terlihat jelas dia sangat menguasai teknik-teknik stand up, perform tidak bisa berbohong, dia salah satu komika yang punya karakter kuat.

 Saya sebagai anak kost bahagia banget ketika ada mie instant rasa sate padang!

 5. Pandji Pragiwaksono / @pandji

Pandji Pragiiiiiiiwaksonooooooo…. begitu Gilang menyebutkan namanya sang bintang malam itu langsung menepuk salah satu lantai sudut stage dengan keras dan dengan sigap naik ke atas stage.

Penonton menyambut dengan tepuk tangan meriah, Pandji terlihat antusias sekali, dan mulailah satu persatu bit nya membuat penonton tertawa, sesuai ketentuan Pandji akan stand up selama 1 jam! gila, tidak bisa saya bayangin, berapa set up , bit, premis, puncline, callback, tagline, riffing yang harus disediakan, dilatih, dibawakan! pantas dia menjadi salah satu komika professional di indonesia. luar biasa itu pendapat dari saya, karena saya agak kesulitan mendeskripsikan perform nya, saking antusiasnya penonton Pandji sampai bertanya apa masih kuat tertawa lagi? penonton menyahut YA! dan show berlanjut sampai menjadi rekor tersendiri bagi Pandji yaitu Perform show selama 1 Jam 58 Menit, itu rekor show Pandji selama Tur Merdeka Dalam Bercanda yang sudah dilakukan di 4 kota sebelumnya, Balikpapan lebih lama 18 menit ketimbang Semarang, di Semarang 1 Jam 40 Menit.

Banyak sekali yang dibahas oleh Pandji dalam materinya, mulai dari tentang dia sebagai selebriti kurang terkenal, kehidupan sehari-hari dengan keluarga, pekerjaan, pengetahuan umum, dan semua joke-joke nya sangat membuka, menambah, menginspirasi wawasan menurut saya, luar biasa sekali, sangat mendidik.

“Kita harus berani mempertanggung jawabkan apa yang kita ucapkan, kita harus punya argumen tentang apa yang kita ucapkan” — Pandji Pragiwaksono

 

 Pandji Pragiwaksono (Foto dari Tribun Kaltim Online)

Begitu Pandji menutup stand up nya seluruh penonton standing applaus, bahkan Pandji sendiri heran kenapa dia bisa stand up hampir 2 jam, dia langsung mengambil iPhone menunjukkan stop watch yang sangat jelas menunjukkan angka 01.58 luar biasa! Acara selesai tepat jam 10, sebagian penonton ada yang langsung pulang dan ada juga yang antri untuk foto bareng dengan Pandji.

 

Ngantri narsis bareng Pandji

Usai sudah acara Tur Merdeka Dalam Bercanda Balikpapan, semua hal yang menjadi ketakutan, rasa pesimis, kepanikan, perbedaan pendapat, kerja keras anak-anak stand up comedy balikpapan terbayarkan dengan rasa puas, senang, bahagia, haru, bangga, setelah acara dengan sukses terlaksana, semua bercampur menjadi satu, tawa bahagia, bangga, bersinergi menjadi tak terucapkan.

Kami menjadi saksi bahwa sesuatu hal yang kadang dianggap sulit, bisa menjadi mudah dengan kerja keras di imbangi dengan kemauan & niat yang kuat, “Susah, tapi pasti bisa!”

 “Jika ada orang meremehkanmu, balas dengan KARYA!” — Pandji Pragiwaksono

Keluarga besar @StandUpBPN bersama Pandji & Gilang

 Foto bareng Pandji

  Madani digoda selebriti kurang terkenal

Spechless….

3 thoughts on “Merdeka Dalam Bercanda Show Balikpapan

  • June 26, 2012 at 02:14
    Permalink
    Using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows 7

    semoga lancar dan sukses acaranya

    [Reply]

  • July 19, 2012 at 14:35
    Permalink
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 13.0.1 on Ubuntu Linux Ubuntu Linux

    hehehe senang ngikuti acara serupa tapi beda perform….disalah satu stasiun TV

    [Reply]

  • July 29, 2012 at 18:50
    Permalink
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 6.0 on Windows Windows 7

    seru juga nih ya

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *