Etika Bukan Sekedar Teori

Bila berbicara tentang etika berarti kita berbicara tentang suatu ‘nilai’. Etika timbul dari suatu kebiasaan, secara spontan kita bisa menunjukkan etika yang biasa berlaku pada diri kita sendiri. Etika bukan sekedar teori tetapi lebih banyak dipraktekkan tanpa kita sadari. tika, etiket dan etis semua mengandung nilai, tapi apakah sama makna??? Etika merupakanĀ  ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak), kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. etika merupakan cabang ilmu dari filsafat yang mempelajari tentang nilai. sedangkan etiket adalah Etiket menyangkut cara (tata acara) suatu perbuatan harus dilakukan manusia. contohnya, selama ini bila kita memberikan sesuatu kepada orang lain, kita harus menggunakan tangan kanan, bila menggunakan tangan kiri itu dianggap tidak sopan, bila berjalan di depan orang yang lebih tua kitaa harus membungkukkan badan. sedangkan etis merupakan sesuatu yang berhubungan dengan etika, sesuatu yang sesuai dengan asas perilaku yang disepakati secara umum. Dan ternyata dari ketiga kata tersebut sama makna nya, semua menjelaskan tentang nilai, asas, kebiasaan, adat istiadat. etika merupakan ilmu nya, sedangkan etiket merupakan tata cara dan etis merupakan sesuatu yang erat hubungannya dengan nilai. Bagaimana etika pada zaman sekarang?apakah masih berlaku ?
Yah seiring perkembangan zaman, seiring dengan arus globalisasi,etika juga bergeser. etika kadang sudah tidak diperhatikan lagi, etika sudah diabaikan, etika bahkan hampir terlupakan. miris rasanya!!!. Banyaknya nilai-nilai baru yang kita terima dari berbagai sumber membuat kita meninggalkan hal-hal kecil. etika ringan mulai terlupakan.
untuk mengucapkan kata maaf, tolong, dan terimakasih pun kadang kita lupa, contoh nya saja, saat kita meminta tolong untuk mengambilkan sesuatu kepada teman kita, kita hanya mengucapkan ” eh, ambilin tas aku dong!”, bukan kah lebih baik seperti ini. “tolong ambilin tas aku dong say…”, berterimakasih kepada tukang parkir yang telah memarkirkan kendaraan kita, meminta maaf bila kita tidak sengaja menabrak orang lain, bahkan terkadang kita malah menyalahkan orang lain.

menatap mata bila kita sedang berbicara kepada teman, orang tua, sering kita lebih banyak menatap ponsel kita daripada menatap mata lawan bicara kita, tatapan mata merupakan suatu penghargaan karena kita sudah mau mendengarkan lawan bicara kita. kita sibuk dengan ponsel kita saat sedang berkumpul dengan teman-teman, bahkan sekarang bila orang lain tidak menyapa duluan, kita juga tidak akan menyapa mereka.
Wah sangat disayangkan sekali bila etika ringan terlupakan, karen itu merupakan soft skill yang secara alamiah lahir dari diri kita loh teman-teman. jadi etika bukan sekedar teori, tetapi secara spontan kita mempraktekkannya. etika yang sudah mulai memudar kita pupuk kembali agar menjadi pribadi yang tidak hanya cantik diluar, tetapi cantik juga didalam.
Beauty inside plus outside, inner beauty is better!!!!

tari

Seorang mahasiswi Fisipol Universitas Mulawarman, Aktivis kampus, calon sarjana ilmu politik, calon orang sukses.Amin. Dunia Blogging sudah saya kenal sejak SMA, tapi baru aktif lagi 2012 ini. I'm come back!!!!. Hobby, blogging, traveling, singing, and also hang out.Friendly person. :D

3 thoughts on “Etika Bukan Sekedar Teori

  • March 29, 2012 at 10:09
    Permalink
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 11.0 on Ubuntu Linux Ubuntu Linux

    dari karakter masing-masing secara mendasar bisa terlihat perilaku seseorang.
    Tetapi kemudian hal itu disirami dan dipupuk dengan pelajaran-pelajaran hidup untuk masalah adab (etika)…cuma masalahnya secara spontan terkadang lebih kepada mengikut emosi (nafsu)..sehingga nilai-nilai moral yang didapat lewat perjalanan hidup dan sekolah tidak dapat mewarnai secara masif perilaku seseorang.

    [Reply]

  • April 11, 2012 at 09:40
    Permalink
    Using Google Chrome Google Chrome 11.0.696.16 on Windows Windows 7

    Mbak Tari Octa, salam kenal ya, tulisannya bagus. Etika dalam bidang apa saja diperlukan, justeru ketika dunia sedang carut marut seperti sekarang ini. Ketika yang namanya “etika” sedang dipinggirkan dan diacuhkan. Tulisan Mbak Tari jadi mengingatkan perlunya etika itu. Trims informasinya yang sangat bermanfaat. Selamat dan sukses selalu untuk Anda. Kalau ada waktu, kunjungi balik ke website-ku ya…Trims.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

    [Reply]

  • April 19, 2012 at 12:31
    Permalink
    Using Google Chrome Google Chrome 18.0.1025.162 on Windows Windows 7

    Hidup logger Kaltim šŸ˜€

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *